Senin, 30 September 2013

PENDAHULUAN



            Pendidikan dan pengajaran pada hakikatnya merupakan suatu proses mencapai tujuan. Penilaian yang dimaksudkan untuk mengukur kadar pencapaian tujuan itu, yang dengan sendirinya juga harus merupakan suatu proses. Penilaian hendaknya dilakukan secara berkesinambungan selama berlangsungnya kegiatan pengajaran.
Add caption
            Penilaian berurusan dengan data kuantitatif dan kualitatif. Sedang pengukuran yang hanya merupakan bagian penilaian itu selalu berhubungan dengan data kuantitatf. Penilaian  memerlukan data kuantitatif fari pengukuran. Sebaliknya, pengukuran juga sangat terikat pada penilaian khusus yang berkaitan dengan masalah tujuan dan kriteria yang dipergunakan.
            Penilaian adalah proses memperoleh dan mempergunakan informasi untuk membuat pertimbangan yang dipergunakan sebagai dasar pengambilan informasi. Dengan demikian, terdapat tiga komponen penting dalam penilaian, yaitu informasi, pertimbangan, dan keputusan. Informasi memberikan data-data (baik kuantitatif maupun kualitatif) yang berhuna untuk pebuatan pertimbangan. Pertimbangan dimungkinkan tepat jika informasi yang diperoleh dan interpretasi terhadapnya juga tepat. Pertimbangan adalah taksiran kondisi yang ada kini dan prediksi harapan pada masa mendatang. Keputusan yang diambil berdasarkan kedua komponen tersebut adalah pilihan di antara berbagai arah tindakan atau sejumlah alternatif yang ada.
            Langkah-langkah penilaian menurut Buchori (1972) adalah persiapan (berisi penetapan tujuan, aspek yang dinilai, metode, penyusunan alat, penetapan kriteria, dan frekuensi penilaian), pengumpulan data, pengolahan data hasil penilaian, penafsiran, dan penggunaan hasil. Langkah-langkah penilaian menurut Ten Brink (1974) terdiri dari tahap persipan berupa pemerincian pertimbangan dan keputusan yang akan dibuat, informasi yang diperlukan dan pemanfaatan yang ada, penentuan waktu dan cara, dan penyusunan alat, tahap penilaian yang berupa pembuatan pertimbangan dan keputusan, dan diteruskan dengan pembuatan laporan hasil penilaian.
            Tujuan dan fungsi penilaian antara lain adalah untuk mengetahui kadarpencapaian tujuan, memberikan sifat objektivitas pengamatan, tingkah laku hasil belajar siswa, mengetahui kemampuan siswa dalam hal-hal tertentu, menentukan layak-tidaknya seorang siswa dinyatakan naik kelas atau lulus, dan untuk memberikan umpan balik bagi kegiatan belajar mengajar yang dilakukan. Pengukuran dilakukan hanya dengan mengambil sampel tentang suatu hal yang akan diketahui karena tak mungkin mengukur semua kemampuan siswa, dan siswa tak mungkin menunjukkan semua kemampuannya.

(Disarikan dari Buku Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra karya Burhan Nurgiyantoro)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar