Wacana sebagai unit konversesi
memerlukan unsur komunikasi yang berhubungan dengan fungsi bahasa.
1.
Jelaskan unsur komunikasi.
2.
Jelaskan fungsi bahasa.
Wacana menurut Tarigan merupakan
satuan bahasa yang terlengkap dan tertinggi atau terbesar di atas kalimat atau
klausa dengan koherensi dan kohesi yang berkesinambungan, yang mampu mempunyai
awal dan akhir yang nyata.
1.
Jelaskan jenis wacana berdasarkan realitasnya.
2.
Jelaskan jenis wacana berdasarkan pemaparannya.
3.
Jelaskan jenis wacana berdasarkan pemakaiannya.
Konteks wacana dibangun oleh
beberapa unsur.
1.
Jelaskan unsur konteks wacana.
2.
Analisis wacana berikut
Tiara menjadi pusat perhatian di sekolah semenjak ia menjuarai olimpiade
MIPA. Gadis ramah itu masih tetap sama. Ia tak pernah berubah menjadi sombong.
Gadis yang biasa disapa Ara itu selalu tersenyum dan menyapa hangat seluruh
warga sekolah. Tidak hanya teman dan seluruh siswa menyukainya. Guru-guru pun
bangga padanya.
Dalam wacana terdapat unsur
referensi dan inferensi
1.
Jelaskan dan berikan contoh referensi.
2.
Jelaskan dan berikan contoh inferensi.
Kohesi dan koherensi juga
termasuk unsur sebuah wacana.
1.
Jelaskan yang dimaksud kohesi.
2.
Jelaskan yang dimaksud koherensi.
3.
Berikan contoh penggunaan unsur kohesi dalam
wacana.
4.
Berikan contoh penggunaan unsur koherensi dalam
wacana.
Wacana sangat erat hubungannya
dengan pragmatik. Dalam menelaah tindak ujar, terdapat tindak ujar langsung dan
tindak ujar tak langsung.
1.
Jelaskan perbedaan tindak tutur langsung dan
tindak tutur tak langsung.
2.
Jelaskan jenis tindak ujar langsung dan berikan
contohnya.
3.
Jelaskan jenis tindak ujar tak langsung dan
berikan contohnya.
Dalam menganalisis wacana, tentu
kita akan mendapati hubungan semantik antarproposisi. Berikan contoh wacana
yang berupa:
1.
Ibarat
2.
Sebab-akibat
3.
Sarana-hasil
4.
Perbandingan
5.
Latar-simpulan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar