Kamis, 16 Januari 2014

KISI-KISI UAS WACANA




Wacana sebagai unit konversesi memerlukan unsur komunikasi yang berhubungan dengan fungsi bahasa.
 1.                   Jelaskan unsur komunikasi.
2.                   Jelaskan fungsi bahasa.

Wacana menurut Tarigan merupakan satuan bahasa yang terlengkap dan tertinggi atau terbesar di atas kalimat atau klausa dengan koherensi dan kohesi yang berkesinambungan, yang mampu mempunyai awal dan akhir yang nyata.
1.                   Jelaskan jenis wacana berdasarkan realitasnya.
2.                   Jelaskan jenis wacana berdasarkan pemaparannya.
3.                   Jelaskan jenis wacana berdasarkan pemakaiannya.

Konteks wacana dibangun oleh beberapa unsur.
1.                   Jelaskan unsur konteks wacana.
2.                   Analisis wacana berikut
Tiara menjadi pusat perhatian di sekolah semenjak ia menjuarai olimpiade MIPA. Gadis ramah itu masih tetap sama. Ia tak pernah berubah menjadi sombong. Gadis yang biasa disapa Ara itu selalu tersenyum dan menyapa hangat seluruh warga sekolah. Tidak hanya teman dan seluruh siswa menyukainya. Guru-guru pun bangga padanya.

Dalam wacana terdapat unsur referensi dan inferensi
1.                   Jelaskan dan berikan contoh referensi.
2.                   Jelaskan dan berikan contoh inferensi. 

Kohesi dan koherensi juga termasuk unsur sebuah wacana.
1.                   Jelaskan yang dimaksud kohesi.
2.                   Jelaskan yang dimaksud koherensi.
3.                   Berikan contoh penggunaan unsur kohesi dalam wacana.
4.                   Berikan contoh penggunaan unsur koherensi dalam wacana.

Wacana sangat erat hubungannya dengan pragmatik. Dalam menelaah tindak ujar, terdapat tindak ujar langsung dan tindak ujar tak langsung.
1.                   Jelaskan perbedaan tindak tutur langsung dan tindak tutur tak langsung.
2.                   Jelaskan jenis tindak ujar langsung dan berikan contohnya.
3.                   Jelaskan jenis tindak ujar tak langsung dan berikan contohnya.

Dalam menganalisis wacana, tentu kita akan mendapati hubungan semantik antarproposisi. Berikan contoh wacana yang berupa:
1.                   Ibarat
2.                   Sebab-akibat
3.                   Sarana-hasil
4.                   Perbandingan
5.                   Latar-simpulan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar